Kalacaksana.com, MAMUJU – Pemprov melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulbar melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau Pasar murah bersama TVRI Sulbar di Taman Karema, Sabtu 2 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan serentak seluruh Indonesia yang merupakan arahan Bapenas dan tindak lanjut Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga.
Kepala Dinas Ketapang Sulbar Abdul Waris Bestari mengatakan kegiatan ini juga melibatkan berbagai instansi seperti BI Sulbar, Bulog, Dinas Pertanian dan distributor pangan.
“Ini memang arahan dari Bapenas bahwa serentak di 31 provinsi di Indonesia. Dimana ini kedua kalinya kita laksanakan,” kata Waris, Minggu 3 Agustus 2025.
Ia menambahkan secara nasional menjadi bagian kerjasama Bapenas dalam pelaksanaan pasar murah. Makanya tingkat provinsi ikut membangun kerjasama TVRI.
“Alhamdulillah cukup ramai, karena melibatkan juga UMKM hingga distributor pangan lainnya. Kami tetap prioritaskan bagaimana beras SPHP itu menjadi komuditas yang mulai lagi dipasarkan,” tambahnya.
Dia berharap masyarakat tidak terprovokasi dengan adanya beras oplosan, dimana dirinya mengajak agar sama-sama mengontrol.
“Beras SPHP ini kita sama-sama menjaga, kalau temuan disalahgunakan segera melapor. Kita harap dengan adanya beras SPHP bisa menstabilkan harga beras di pasar,” harapnya.
“Apalagi saat ini harga beras sudah dibawah het, semoga ini bisa terus terjadi termasuk beras premium diharap semoga turun juga,” tambahnya.
Selain itu, Pemprov Sulbar juga terus melaksanakan GPM bahkan beberapa kali dilaksanakan empat kali seminggu.(Adv/Sr)
