Kalacaksana.com, Mamuju – Stan layanan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat di Festival Manakarra masih dipadati pengunjung hingga hari keempat pelaksanaan kegiatan, Senin (13/7/2026). Salah satu layanan yang banyak diminati masyarakat adalah Administrasi Hukum Umum (AHU), termasuk konsultasi legalitas usaha.
Stan yang berada di kawasan Pantai Manakarra itu menghadirkan sejumlah layanan hukum secara langsung agar masyarakat tidak perlu datang ke kantor untuk memperoleh informasi maupun berkonsultasi.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, mengatakan kehadiran stan pelayanan tersebut merupakan upaya mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat sekaligus mempermudah akses terhadap berbagai layanan Kementerian Hukum.
“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh akses layanan hukum yang mudah, cepat, dan berkualitas. Melalui Festival Manakarra, kami hadir lebih dekat agar masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung, memperoleh informasi yang benar, serta memanfaatkan berbagai layanan hukum yang disediakan Kementerian Hukum,” kata Saefur.
Selain layanan Administrasi Hukum Umum (AHU), masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai bantuan hukum, pendaftaran kekayaan intelektual seperti merek, hak cipta, dan paten, serta memperoleh pendampingan pendirian Perseroan Perorangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kanwil Kemenkum Sulbar juga membuka Pojok Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang dimanfaatkan mahasiswa dan masyarakat untuk mengakses berbagai referensi peraturan perundang-undangan.
Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Sulbar, John Batara Manikallo, menilai tingginya kunjungan menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan hukum yang mudah dijangkau semakin besar.
Menurutnya, penyediaan layanan di ruang publik menjadi salah satu cara memperluas jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya legalitas usaha dan perlindungan hukum.
Kanwil Kemenkum Sulbar berharap masyarakat memanfaatkan momentum Festival Manakarra untuk mengakses berbagai layanan hukum yang tersedia, mulai dari pengurusan AHU hingga perlindungan kekayaan intelektual bagi pelaku usaha.
