Kalacaksana.com,Mamasa — Bagi banyak generasi muda, pekerjaan adalah sarana untuk meraih penghasilan dan membangun masa depan. Namun bagi Kristin Alpenni, Account Officer (AO) PNM Mekaar Mamasa, pekerjaannya memiliki makna yang lebih besar.
Lulusan perguruan tinggi di Makassar pada tahun 2023 ini pernah berada di titik kebingungan saat mencari pekerjaan di tengah terbatasnya lapangan kerja dan kondisi ekonomi keluarga yang menuntutnya segera membantu orang tua membiayai pendidikan dua adiknya.
Kesempatan itu akhirnya datang pada awal tahun 2024 ketika ia bergabung dengan PNM Mekaar. Sejak saat itu, Kristin tidak hanya memperoleh pekerjaan, tetapi juga menemukan kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan hidup masyarakat pra sejahtera di sekitarnya.
Menjadi AO PNM membuat Kristin memahami bahwa pemberdayaan bukan hanya tentang pembiayaan, melainkan tentang mendampingi dan menguatkan harapan. Setiap hari ia bertemu langsung dengan ibu-ibu pengusaha ultra mikro, mendengarkan perjuangan mereka, serta membantu mereka mengakses pembiayaan dan pendampingan usaha.
Melalui pertemuan kelompok mingguan, Kristin menyaksikan sendiri bagaimana para nasabah yang sebelumnya memiliki usaha kecil dengan keterbatasan modal mulai berkembang, memperoleh penghasilan yang lebih baik, dan semakin percaya diri dalam mengelola usaha maupun keuangan keluarga.
Pengalaman tersebut menjadi motivasi tersendiri baginya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ketika menerima gaji pertama, saya langsung memberikannya kepada orang tua untuk membantu biaya sekolah adik-adik saya. Rasanya sangat bersyukur karena akhirnya saya bisa membantu meringankan beban keluarga. Namun yang membuat saya semakin bangga bekerja di PNM adalah ketika melihat langsung perubahan yang terjadi pada para nasabah,” ucapnya, Rabu(22/7).
“Saya melihat ibu-ibu yang awalnya kesulitan mengembangkan usaha kini bisa meningkatkan pendapatan dan membantu keluarganya. Di situlah saya merasa pekerjaan ini bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga menjadi jalan untuk menebar manfaat bagi orang lain,” sambung Kristin.
Perjalanan Kristin mencerminkan bagaimana PNM tidak hanya memberdayakan nasabah, tetapi juga membuka peluang bagi generasi muda untuk tumbuh dan memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
Melalui semangat “Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjuangan”, para Account Officer menjadi garda terdepan yang menghubungkan akses permodalan, pendampingan, dan harapan bagi perempuan prasejahtera Indonesia.
Kisah Kristin membuktikan bahwa ketika anak muda diberi kesempatan untuk berkarya dan melayani, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh keluarganya sendiri, tetapi juga oleh banyak perempuan yang sedang berjuang membangun masa depan yang lebih baik.(MR)
